PRAKTIK PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR
Abstract
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif di Banjarmasin Utara. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi kepada guru, orang tua siswa berkebutuhan khusus, dan aparatur desa di UPT SD 065015 Medan. Metode yang digunakan adalah ceramah bervariasi dan tanya jawab. Materi yang disampaikan meliputi konsep anak berkebutuhan khusus, pendidikan inklusif, dan peran masyarakat dalam pendidikan inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang paradigma pendidikan inklusif, kesadaran akan peran mereka, serta pengetahuan tentang anak berkebutuhan khusus. Meskipun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan, kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap pendidikan inklusif.
References
Direktorat Pembinaan sekolah Luar Biasa, Model Media Pendidikan Inklusif, 2007.
Direktorat Pendidikan Luar Biasa, Mengenal Pendidikan Terpadu, Buku 1, (Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional: Jakarta, 2004)
Direktorat PLB, Pedoman penyelenggaraan pendidikan inklusi : mengenal pendidikan terpadu, ( Jakarta;Depdiknas, 2004.
Tarsidi, Didi (2002). Pengantar tentang Ketunanetraan, diterjemahkan untuk melengkapi sumber kepustakaan mata kuliah Ortopedagogik Tunanetra I. Bandung: Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Universitas Pendidikan Indonesia.
Delphie, Bendi (2006). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jakarta: Rineka Cipta.
Yuwono, Imam. (2015). Pendidikan Inklusif Paradigma Pendidikan Ramah Anak: Banjarmasin. Penerbit Pustaka Banua.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.




