PENDAMPINGAN PSIKOSPIRITUAL DAN MANAJEMEN GEJALA MANDIRI BAGI KELUARGA DENGAN PASIEN KANKER STADIUM LANJUT DI LINGKUNGAN RUMAH (HOME-BASED CARE)."
Abstract
Kanker stadium lanjut menimbulkan beban multidimensional bagi pasien dan keluarga, meliputi aspek fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Perawatan berbasis rumah (home-based care) menjadi pendekatan penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker stadium lanjut sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai caregiver utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pendampingan psikospiritual dan manajemen gejala mandiri bagi keluarga dengan pasien kanker stadium lanjut di lingkungan rumah. Metode yang digunakan adalah studi literatur terintegrasi dan pendekatan deskriptif-analitik terhadap model intervensi pendampingan psikospiritual serta pelatihan manajemen gejala mandiri. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendampingan psikospiritual mampu menurunkan tingkat kecemasan, depresi, dan distress spiritual pada pasien dan keluarga, sementara manajemen gejala mandiri meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengontrol nyeri, kelelahan, mual, gangguan tidur, serta gejala lain yang sering muncul pada kanker stadium lanjut. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendampingan psikospiritual dan manajemen gejala mandiri dalam home-based care berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup pasien dan kesejahteraan keluarga.
References
World Health Organization. (2021). Integrating palliative care and symptom relief into primary health care. WHO Press.
World Health Organization. (2023). Cancer palliative care: Symptom management and psychosocial support. WHO Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan paliatif. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Panduan perawatan pasien kanker berbasis keluarga. Kemenkes RI.
Ferrell, B. R., & Temel, J. S. (2020). Integration of palliative care into standard oncology care: American Society of Clinical Oncology clinical practice guideline update. Journal of Clinical Oncology, 38(9), 961–985. https://doi.org/10.1200/JCO.19.02726
Ferrell, B. R., Twaddle, M. L., Melnick, A., & Meier, D. E. (2018). National consensus project clinical practice guidelines for quality palliative care. Journal of Palliative Medicine, 21(12), 1684–1689. https://doi.org/10.1089/jpm.2018.0431
Balboni, T. A., Fitchett, G., Handzo, G. F., Johnson, K. S., Koenig, H. G., Pargament, K. I., … Steinhauser, K. E. (2017). State of the science of spirituality and palliative care research. Journal of Pain and Symptom Management, 54(3), 428–440. https://doi.org/10.1016/j.jpainsymman.2017.07.028
Puchalski, C. M., Vitillo, R., Hull, S. K., & Reller, N. (2014). Improving the spiritual dimension of whole person care: Reaching national and international consensus. Journal of Palliative Medicine, 17(6), 642–656. https://doi.org/10.1089/jpm.2014.9427
Lukhmana, S., Widagdo, W., & Handayani, S. (2021). Pendampingan psikospiritual pada pasien kanker stadium lanjut dalam perawatan paliatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 85–93.
Sari, D. P., & Nurhayati, N. (2022). Peran keluarga dalam perawatan paliatif pasien kanker di rumah. Jurnal Keperawatan Komunitas, 10(1), 45–53.
Utami, R., & Prasetyo, A. (2020). Manajemen gejala nyeri pada pasien kanker melalui pendekatan home care. Jurnal Keperawatan Klinis, 7(3), 134–142.
Yusuf, A., Nihayati, H. E., & Iswari, M. F. (2021). Keperawatan paliatif: Pendekatan holistik pasien dengan penyakit terminal. Salemba Medika.
National Comprehensive Cancer Network. (2022). NCCN clinical practice guidelines in oncology: Palliative care. NCCN.




