THE IMPLEMENTATION OF BLINGUAL EDUCATION PROGRAM AT SMKN 1 SIDIKALANG
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pendidikan dwibahasa di SMK N 1 Sidikalang, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, dan mengevaluasi dampaknya bagi siswa dan lingkungan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah menerapkan model dwibahasa transisional, dengan tantangan utama meliputi keterbatasan kemampuan berbahasa Inggris guru, kurangnya fasilitas penunjang, dan resistensi dari sebagian siswa. Meskipun demikian, program ini memberikan dampak positif seperti peningkatan kemampuan berbahasa Inggris siswa, perluasan wawasan budaya, dan peningkatan daya saing lulusan di pasar kerja global. Penelitian ini menyarankan peningkatan pelatihan guru, pengadaan fasilitas penunjang, dan strategi mengatasi resistensi siswa untuk pengembangan program pendidikan dwibahasa yang lebih efektif.
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman Penerapan Pendidikan Dwibahasa di Sekolah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Chairani, S. (2015). Metaphors of English Bilingual Education Teachers in Indonesian Secondary Schools. TEFLIN Journal, 26(2), 135-151.
Kusumaningrum, D., Cahyono, B. Y., & Poedjosoedarmo, S. (2020). Kajian Implementasi Pendidikan Dwibahasa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 27(1), 1-10.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2014 tentang Muatan Lokal Kurikulum 2013.
Pratama, A. (2021). Efektivitas Model Dwibahasa Dua Arah dalam Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Siswa. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.
Sari, R. P. (2019). Pengaruh Program Pendidikan Dwibahasa terhadap Kemampuan Berbahasa Inggris Siswa SMK. Tesis. Universitas Negeri Medan.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wijaya, H. (2020). Tantangan Implementasi Program Pendidikan Dwibahasa di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, 6(2), 112-122.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.




