PELAKSANAAN TERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP BEBAN DAN DUKUNGAN KELUARGA AKIBAT PANDEMI COVID-19
Abstract
Kesehatan mental merupakan sekelompok reaksi psikotik yang mempengaruhi berbagai area
fungsi individu, termasuk fungsi berfikir dan berkomunikasi, menerima dan menginterprestasikan
realita, merasakan dan menunjukan emosi dan perilaku yang dapat diterima secara rasional seperti
cemas, depresi dan trauma karena Covid-19 yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Kondisi
seperti itu membuat keluarga merasa terbebani, penderita membutuhkan perhatian khusus dalam
kegiatan sehari-hari mulai dari makan, minum dan semua aktivitasnya. Jika salah satu dari kebutuhan
penderita tidak terpenuhi maka keluarga dianggap tidak memberikan dukungan keluarga kepada
penderita. Salah satu cara untuk menurunkan beban dan meningkatkan dukungan keluarga adalah
dengan intervensi psikoedukasi keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini
dilaksanakan untuk meningkatkan dukungan serta menurunkan beban keluarga. Program ini
dilaksanakan pada tanggal 1-2 September 2020 dalam bentuk pemberian intervensi psikoedukasi
keluarga melalui curah pendapat, ceramah, diskusi dan tanya jawab, dinamika kelompok atau
demonstrasi tergantung kebutuhan terapi dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Hasil dari
pemberian intervensi psikoedukasi keluarga terjadi penurunan beban dan peningkatan dukungan
keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami masalah kesehatan mental akibat Covid19.






