PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP DAYA INGAT JANGKA PENDEK PADA LANSIA DI PUSKESMAS SIBOLANGIT KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG

  • Rohani Aruan Universitas Audi Indonesia
Keywords: SENAM OTAK, POSYANDU LANSIA

Abstract

Ingatan mempunyai peranan yang krusial dalam kehidupan manusia. Lansia berusia
di atas 60 tahun menderita gangguan ingatan berisiko menyebabkan hilangnya kemampuan
berbicara dan berhitung, penilaian buruk dan sebagainya kemampuan menghafal waktu.
Memori dapat dinilai dengan menggunakan Mini Mental State Kuesioner ujian. Banyak hal
yang bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah lansia memori yaitu senam otak. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi brain gym terhadap mengurutkan memori
jangka pada lansia. Penelitian ini menggunakan Preexperimental Design by one group pretest
posttest design dengan jumlah sampel sekitar 33 lansia yang menderita kehilangan ingatan.
Data dianalisis dengan menggunakan uji T sampel berpasangan membandingkan hasil
pretest-posttest. Rerata memori jangka pendek sebelum diberikan terapi senam otak (17,36 ±
1,39) dan setelah stand on (17.79 ± 1.40). Hasil Paired Samples T-Test diperoleh p(0,001)
pada α (0,05), Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh terapi brain gym terhadap memori
jangka pendek lansia 

Published
2020-10-21
How to Cite
Aruan, R. (2020). PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP DAYA INGAT JANGKA PENDEK PADA LANSIA DI PUSKESMAS SIBOLANGIT KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG. JOURNAL HEALTH OF EDUCATION, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.62611/jhe.v1i1.195
Section
Articles