HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PHBS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KOTA MEDAN

  • Ridal Rismauly Sagala Universitas Audi Indonesia
Keywords: PHBS, DIARE, BALITA, PUSKESMAS

Abstract

Diare yang tidak mendapat penanganan tepat dapat menyebabkan dehidrasi yang pada
akhirnya dapat mengakibatkan kematian. Tingginya angka kesakitan diare dipengaruhi oleh beberapa
faktor yang berkaitan dengan kejadian diare yaitu tidak memadainya penyediaan air bersih, air
tercemar oleh tinja, kekurangan sarana kebersihan, pembuangan tinja yang tidak higienis, kebersihan
perorangan (personal hygiene), dan lingkungan yang jelek, serta penyiapan dan penyimpanan
makanan yang tidak semestinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan
pengetahuan dan sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare
pada balita di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal Tahun
2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel
menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 78 Ibu dan pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40 responden (88,9%) dengan
pengetahuan ibu tentang PHBS kurang dan balita diare (p value=0,000), serta 40 ibu (81,6%) dengan
sikap negatif dan balita diare, p value = 0,000 (p < 0,05). Terdapat hubungan antara pengetahuan dan
sikap PHBS ibu dengan kejadian diare pada balita. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan
kesadaran masyarakat akan perlunya mendapat informasi yang sebanyak-banyaknya tentang perilaku
hidup bersih dan sehat serta upaya pencegahan diare pada balita.

Published
2020-10-29
How to Cite
Sagala, R. (2020). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PHBS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS TUNTUNGAN KOTA MEDAN. JOURNAL HEALTH OF EDUCATION, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.62611/jhe.v1i1.137
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)