PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PENGOLAHAN KELOR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan tentang cara mengolah daun kelor menjadi makanan ringan dan Menambah wawasan masyarakat tentang peluang usaha yang bisa menghasilkan dari bahan dasar daun kelor. Dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini ada beberapa langkah atau bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan antara lain adalah dengan metode seminar dan praktek. Dalam pengabdian masyarakat ini sasaran yang dianggap strategis untuk dapat dilibatkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat yang sebagian besar memiliki tanaman kelor dan berminat memanfaatkan tanaman kelor tersebut. Usaha dari bahan daun kelor inimemiliki prospek yang baik karena daerah Kota Bima terdapat banyak sekali tanaman kelor yang dapat tumbuh dengan sendirinya. Di samping itu sebagian besar masyarakat Kota Bima telah sadar akan manfaat dan nilai gizi yang terkandung dalam daun kelor. Apabila usaha pemanfaatan daun kelor sebagai bahan baku makanan ringan ini dapat dikembangkan, maka akan dapat berpengaruh bagi peningkatan ekonomi masyarakat yang berada di Kelurahan Panggi Kota Bima.
References
Madukwe, E., Ugwuoke, A. & Ezeugwu, J. (2013). Effectiveness Of Dry Moringa Oleifera Leave Powder In Treatment Of Anemia. AcademicJournals, 5(5), 226–228. Diakses dari www.academicjournals.org/
Mutis, T(2011).Kewirausahaan yang Berproses, Jakarta: Grasindo Zakaria., Thamrin, A., Lestari, R.S., & Hartono, R.(2013). Pemanfaatan Tepung Kelor (Moringaoleifera) dalam Formulasi Pembuatan Makanan Tambahan untuk Balita Gizi Kurang. MediaGizi Pangan, Vol. XV, edisi no. 1. Diakses dari https://jurnalmediagizipangan.files.wordpress.com

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.




