PENERAPAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PADA USAHA ANGKRINGAN JALAN GATOT SUBROTO MEDAN PETISAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan strategi pemasaran berbasis digital terhadap peningkatan pendapatan pada usaha angkringan di Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah. Fenomena yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya pemanfaatan teknologi digital oleh sebagian pelaku usaha angkringan, sementara persaingan bisnis kuliner di Kota Medan semakin ketat. Strategi pemasaran digital, seperti penggunaan media sosial, promosi online, dan interaksi digital dengan pelanggan, dipandang mampu meningkatkan daya saing sekaligus pendapatan usaha. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 56 responden yang merupakan pelaku usaha angkringan, yang ditentukan dengan rumus Slovin dari populasi sebanyak 126. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji korelasi, analisis regresi linier sederhana, serta uji hipotesis menggunakan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran berbasis digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan usaha angkringan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,350 dengan signifikansi 0,008 < 0,05 serta hasil analisis regresi dengan persamaan Y = 3,502 + 0,365X. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,123 menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital mampu menjelaskan variasi peningkatan pendapatan usaha sebesar 12,3%, sedangkan 87,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran berbasis digital berkontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan usaha angkringan, meskipun masih terdapat faktor lain yang juga perlu diperhatikan, seperti kualitas produk, harga, pelayanan, dan lokasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan ilmu pemasaran serta manfaat praktis bagi pelaku usaha UMKM, khususnya dalam memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing dan pendapatan usaha.
References
Andriani, R., & Cahyani, D. (2021). Pemanfaatan Media Sosial terhadap Peningkatan Pendapatan UMKM di Masa Pandemi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(2), 123–135.
Apriyani, A. (2017). Modal Usaha UMKM dan Sumber Pembiayaan. Bandung: Alfabeta.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Bhagas, A. (2016). Peranan UMKM dalam Pembangunan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 45–56.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice. Pearson Education.
Dancey, C. P., & Reidy, J. (2004). Statistics Without Maths for Psychology. Harlow: Pearson Education.
Disparpora Ngawi. (2021). Sejarah Angkringan di Indonesia. Ngawi: Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga.
Eti, A. (2020). Pengaruh Modal, Lokasi, dan Teknologi terhadap Pendapatan UMKM. Jurnal Manajemen, 8(2), 55–70.
Ghasemi, A., & Zahediasl, S. (2012). Normality Tests for Statistical Analysis: A Guide for Non-Statisticians. International Journal of Endocrinology and Metabolism, 10(2), 486–489.
Gujarati, D. N., & Porter, D. (2009). Basic Econometrics. New York: McGraw-Hill.
Hamami, S. (2017). Peran Pemerintah dalam Pengembangan UMKM. Jurnal Administrasi Publik, 5(1), 88–101.
Handayani, S., & Taufik, M. (2017). Fenomena Angkringan sebagai Usaha Kuliner Tradisional. Jurnal Sosial Budaya, 9(1), 77–85.
Hidayat, R., & Firmansyah, M. (2022). Pengaruh Digital Marketing terhadap Kinerja UMKM Sektor Kuliner. Jurnal Ilmu Ekonomi, 10(1), 34–47.
Indrawati, K. P. (2012). Perkembangan Angkringan di Yogyakarta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ismagilova, E., Slade, E. L., & Dwivedi, Y. K. (2020). Social Media Marketing: A Practitioner Guide. Springer.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Layna, L. (2018). UMKM dan Perekonomian Daerah. Jurnal Ekonomi Daerah, 6(2), 101–113.
Lim, X. J., Radzol, A. M., Cheah, J. H., & Wong, M. W. (2017). The Impact of Social Media on Consumer Purchase Intention. Procedia Computer Science, 72, 311–319.
Melinda, A. (2014). Angkringan sebagai Budaya Kuliner. Jurnal Antropologi Indonesia, 35(1), 67–75.
Morissan. (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana Prenada Media.
Munawir, S. (2014). Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: Liberty.
Rozack, M. (2017). Strategi Pemasaran Usaha Angkringan di Surabaya. Jurnal Manajemen Usaha, 3(2), 144–153.
Riyanto, B. (2001). Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.
Rosidi, A., & Suparno, D. (2018). Pengaruh Modal terhadap Pendapatan UMKM Tradisional. Jurnal Ekonomi Mikro, 7(2), 88–97.
Rusman. (2012). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.
Setyani, N. (2011). Tren Bisnis Kuliner di Indonesia. Jurnal Ekonomi Kreatif, 5(2), 88–96.
Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. London: Sage.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sukirno, S. (2009). Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sutrisno. (2012). Manajemen Keuangan: Teori, Konsep, dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.
Tjiptono, F. (2009). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi Offset.
Utami, O. W. (2015). UMKM sebagai Pilar Ekonomi Nasional. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 9(1), 67–79.
Utari, T. (2014). Modal dan Pendapatan UMKM. Jurnal Akuntansi dan Ekonomi, 6(2), 34–42.




