https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE/issue/feed JOURNAL HEALTH OF EDUCATION 2026-08-03T09:06:14+00:00 Faija Sihombing lp2m@universitasaudi.ac.id Open Journal Systems <p>&nbsp;<a href="https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE" target="_blank" rel="noopener"><img src="/public/site/images/lp2m_audi/BUKU_KESEHATAN.png" width="310" height="286"></a></p> <p><strong>Journal Health of Education</strong> adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang kesehatan, terutama kebidanan. Jurnal ini mempublikasikan hasil-hasil penelitian terbaru dan relevan dalam bidang kebidanan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik di bidang tersebut. Diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober, jurnal ini merupakan produk dari Program Studi Kebidanan, Universitas Audi Indonesia. Redaksi jurnal berlokasi di Jl. Bunga N'Cole Raya No. 83, Medan Tuntungan, Sumatera Utara.</p> <p><strong>Journal Health of Education Indexed by:</strong></p> <p><img src="https://ejurnal.darmaagung.ac.id/public/site/images/ojsadmin/1._garuda_.png" alt="" width="202" height="70"><a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/18473" target="_blank" rel="noopener"> &nbsp;</a> <img src="https://ejurnal.darmaagung.ac.id/public/site/images/ojsadmin/2._crossreff_.png" alt=""><a href="https://search.crossref.org/?q=Jurnal+Darma+Agung&amp;type-name=Journal+Article" target="_blank" rel="noopener"> &nbsp;</a> <img src="https://ejurnal.darmaagung.ac.id/public/site/images/ojsadmin/11._dimension_.png" alt=""><a href="https://app.dimensions.ai/discover/publication?search_text=10.46930&amp;search_type=kws&amp;search_field=doi" target="_blank" rel="noopener">&nbsp; </a> <img src="https://ejurnal.darmaagung.ac.id/public/site/images/ojsadmin/17._road_.png" alt=""><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2654-3915" target="_blank" rel="noopener"> &nbsp;</a> <img src="https://ejurnal.darmaagung.ac.id/public/site/images/ojsadmin/3._google_scholar_.png" alt="" width="182" height="77"></p> <p>&nbsp;</p> <p><a title="Web Analytics" href="https://statcounter.com/" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://c.statcounter.com/13076042/0/446eb330/0/" alt="Web Analytics"></a> <a href="https://statcounter.com/p13076042/?guest=1">View My Stats Journal Health of Education</a></p> https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE/article/view/569 PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN KUNYIT TERHADAP BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PENDERITA BRONKITIS DI DESA SUKA RAYA TAHUN 2026 2026-07-12T10:37:38+00:00 Ahmad Jumadin Usman umbukuji@gmail.com Ridal Rismauly Sagala ridalsagala@yahoo.com Teorida Laia teorida@audi.ac.id Rahmat Ali Putra Harahap rahmad253@gmail.com Ganda Sigalingging gandabonagabe@gmail.com Juliansyahda Pratama Siregar juliansyah45435@gmail.com <p>Penderita Bronkitis di Desa Sukaraya, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang mengalami bersihan jalan napas tidak efektif yang ditandai dengan batuk tidak efektif, ketidakmampuan mengeluarkan sputum, serta adanya suara <em>wheezing</em> dan mengi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian air rebusan kunyit terhadap masalah tersebut. Jenis penelitian adalah kuantitatif <em>pra-eksperimental</em> dengan desain <em>one group pre-test and post-test</em>. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 15 orang yang diambil dengan teknik <em>total sampling</em>. Data dianalisis menggunakan uji <em>t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian air rebusan kunyit, seluruh responden mengalami bersihan jalan napas tidak efektif (100%). Setelah diberikan air rebusan kunyit, terjadi peningkatan kondisi jalan napas menjadi efektif pada 8 responden (53,3%). Hasil uji statistik <em>t-test</em> menunjukkan nilai P = 0,000 &lt; α = 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian air rebusan kunyit terhadap bersihan jalan napas pada pasien bronkitis.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE/article/view/577 Uji Efektivitas Teh Seduh Herbal Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Penurun Kadargula Darah Pada Mencit Putih Jantan (Mus Musculus) 2026-08-03T08:11:58+00:00 Weny Widiya wenywidiya.dosen@universitasaudi.ac.id Nurul Rahmi nurul36@gmail.com Detty Silalahi dettysilalahi76@gmail.com <p>Di masa sekarang ini sebagian besar masyarakat masih kurang mengenal manfaat dari daun kelor sebagai obat herbal, menyiapkan teh herbal berbahan dasar daun kelor yang berpotensi mengurangi kadar gula darah. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menguji efektivitas teh seduh herbal daun kelor sebagai penurun kadar gula darah pada mencit putih jantan. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi eksperimen dan bersifat kuantitatif. Dua puluh mencit digunakan dalam penelitian ini, lima belas untuk pengujian dan lima sebagai cadangan. Menggunakan induksi oral aloksan 6,5 mg/KgBB untuk menghasilkan mencit diabetes. Dengan menggunakan analisis data uji Anova, penelitian ini menunjukkan bahwa minum teh yang diolah dengan herbal daun kelor memberikan dampak pada penurunan kadar gula darah, serta nilai p value 0,003 (&lt;0,05). Hasil pada penelitian ini adalah dosis 150 mg/KgBB yaitu dosis yang paling efektif dibandingkan dengan dosis 50 mg/KgBB dan dosis 100 mg/KgBB untuk mencapai rerata kadar gula darah mencit putih jantan terendah yang dicapai di menit ke 120. Sebagai saran dalam penelitian ini yaitu masyarakat dapat mengambil manfaat dari penelitian ini dalam memanfaatkan daun kelor sebagai penurun kadar gula darah. Untuk peneliti selanjutnya penelitian ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan reverensi yang bermanfaat bagi pembaca.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE/article/view/580 PENGAMBILAN KEPUTUSAN DO NOT RESUSCITATE (DNR) PADA PASIEN END OF LIFE (EOL) DITINJAU DARI PERSPEKTIF TENAGA KESEHATAN TAHUN 2026 2026-08-03T09:06:14+00:00 Detty Silalahi dettysilalahi76@gmail.com <p>Dalam proses pengambilan keputusan <em>Do Not Resuscitate (DNR</em>) bertujuan mendukung otonomi pasien atau keluarga serta mencegah intervensi medis yang sia-sia. Namun seringkali tenaga kesehatan mengalami tantangan dan kesulitan saat membuat keputusan tentang DNR. Oleh karena itu eksplorasi proses pengambilan keputusan pada pasien melibatkan petugas kesehatan menjadi sangat penting<em>. </em>Penelitian ini bertujuan menggali secara mendalam tentang pengambilan keputusan <em>DNR </em>pada pasien <em>End of Life</em> (<em>EoL) </em>di area rawat inap ditinjau dari perspektif tenaga kesehatan yaitu dokter dan perawat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologi deskriptif diikuti 13 responden yang terdiri dari 6 responden dokter dan 7 responden perawat yang diambil dengan <em>purposive sampling. </em>Pengumpulan data dengan <em>in depth interview face to face </em>dan <em>video call</em>, dan analisa data menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian didapati 9 tema dari responden dokter yaitu pertimbangan penentuan tindakan, perlunya inisiasi komunikasi dan pemberian informasi, pengambilan keputusan harus dilakukan bersama, mempertimbangkan psikologi pasien dan keluarga, pertimbangan budaya dan tradisi, pendidikan keluarga tentang kondisi pasien, keterbatasan waktu, pertimbangan finansial, keyakinan terhadap mujizat. 7 tema dari responden perawat yaitu proses komunikasi informasi, pengambilan keputusan adalah otonomi keluarga, pertimbangan penentuan tindakan, hambatan personal dokter, keterbatasan waktu keluarga berpikir, keluarga belum siap kehilangan, nilai dan keyakinan berharap mujizat. Temuan penelitian bahwa proses komunikasi dan penyampaian informasi belum efektif dan belum adekuat. Beberapa faktor penghambat yang ditemukan terkait budaya, keyakinan dan nilai-nilai agama, kemudian kurangnya pengetahuan, keterbatasan waktu, pengalaman, serta keterbatasan finansial. Saran bagi petugas kesehatan perlu meningkatkan kemampuan berkomunikasi informasi efektif dan adekuat yang sesuai dengan standar prosedur operasional, serta memfasilitasi pengambilan keputusan bersama sehingga dapat meningkatkan pelayanan dalam pengambilan keputusan <em>DNR</em> bagi pasien <em>EoL</em>.</p> 2026-04-30T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://journal.universitasaudi.ac.id/index.php/JHE/article/view/570 PENGARUH CHEST PHYSIOTHERAPY TERHADAP BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PENDERITA BRONKITIS DI DESA SUKA RAYA TAHUN 2026 2026-07-12T10:24:14+00:00 Selli Dosriani Sitopu sitopuselli@gmail.com Ahmad Jumadin Usman umbukuji@gmail.com Rosita Saragih rositasaragih04@gmail.com Zulkarnain Nasution Nasution zulkarnainnasution2067@gmail.com Poniyah Manullang simanullangponiyah@gmail.com Juliansyahda Pratama Siregar juliansyah45435@gmail.com <p style="text-align: justify; line-height: 115%;">Bersihan jalan napas tidak efektif merupakan diagnosis keperawatan utama pada pasien bronkitis yang disebabkan oleh inflamasi bronkus dan hipersekresi mukus. Jika tidak segera diatasi, akumulasi sekret dapat menyebabkan komplikasi respiratori serius. <em data-path-to-node="4" data-index-in-node="267">Chest physiotherapy</em> (fisioterapi dada) merupakan intervensi non-farmakologis yang efektif untuk memobilisasi sekret melalui teknik perkusi, vibrasi, dan <em data-path-to-node="4" data-index-in-node="420">postural drainage</em>. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh <em data-path-to-node="5" data-index-in-node="61">chest physiotherapy</em> terhadap peningkatan bersihan jalan napas pada pasien bronkitis di Desa Suka Raya. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan <em data-path-to-node="6" data-index-in-node="90">one group pre-test and post-test</em>. Teknik pengambilan sampel menggunakan <em data-path-to-node="6" data-index-in-node="162">total sampling</em> dengan jumlah 15 responden penderita bronkitis. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi klinis bersihan jalan napas. Data dianalisis menggunakan uji <em data-path-to-node="6" data-index-in-node="336">t-test</em>. Hasil observasi <em data-path-to-node="7" data-index-in-node="23">pre-test</em> menunjukkan seluruh responden (100%) mengalami bersihan jalan napas tidak efektif dengan gejala batuk persisten dan suara napas tambahan (<em data-path-to-node="7" data-index-in-node="170">wheezing</em>). Setelah diberikan intervensi <em data-path-to-node="7" data-index-in-node="210">chest physiotherapy</em> (<em data-path-to-node="7" data-index-in-node="231">post-test</em>), terjadi peningkatan kondisi bersihan jalan napas menjadi efektif secara signifikan pada sebagian besar responden. Hasil uji statistik <em data-path-to-node="7" data-index-in-node="377">t-test</em> menunjukkan nilai <span data-math="P < 0,05" data-index-in-node="402"><span aria-hidden="true"><span class="mord">P</span><span class="mrel">&lt;</span><span class="mord">0</span><span class="mpunct">,</span><span class="mord">05</span></span></span>. Terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik dari pemberian <em data-path-to-node="8" data-index-in-node="78">chest physiotherapy</em> terhadap perbaikan status bersihan jalan napas pada pasien bronkitis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai tindakan keperawatan mandiri yang efektif dalam manajemen bersihan jalan napas pada pasien dengan gangguan respiratori di lingkungan komunitas.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##