PENERAPAN PIJAT PERUT SEBAGAI EVIDENCE BASED NURSING UNTUK MENURUNKAN VOLUME RESIDU LAMBUNG PADA PASIEN KRITIS

  • Minaria - Universitas Audi Indonesia
Keywords: EVIDENCE BASED NURSING, PIJAT PERUT, RESIDU LAMBUNG

Abstract

Pasien kritis yang dirawat di ruang perawatan intensif menghadapi beberapa masalah
pencernaan akibat stress, peningkatan volume residu, diare, sembelit, dan kekurangan gizi. Pemberian
nutrisi nasogastrik memiliki risiko khususnya pada pasien kritis. Komplikasi akibat ketidaktepatan
dalam pemberian enteral diantaranya adalah nausea dan muntah yang disebabkan karena penundaan
pengosongan lambung, posisi baring pasien selama pemberian nutrisi dan efek samping dari obatobatan selama di ruang perawatan intensif. Penerapan hasil penelitian pijat perut ini bertujuan untuk
menurunkan volume residu lambung pada pasien- pasien kritis yang terpasang nasogastric tube.
Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Analisis data menggunakan distribusi
frekuensi. Sumber data diambil dari 10 jurnal internasional yang menjelaskan tentang pijat perut
untuk mengurangi jumlah volume residu lambung. Intervensi pijat perut menggunakan baby oil
dilakukan pada 7 orang pasien kritis yang dirawat di ruang ICU dan dipilih berdasarkan kriteria yang
telah ditentukan. Tindakan pijat perut dilakukan dua kali sehari dengan durasi 20 menit selama 3 hari
dan selanjutnya dilakukan evaluasi. Hasil : 7 sampel yang dilakukan pijat perut mengalami penurunan
volume residu lambung rata-rata 85,00 cc (43,49%) dihari ketiga dengan rata-rata Gastric Residue
Volume (GRV) pre hari ke-1 130,71 cc (63,27%). Dan GRV post hari ke1 111,43 cc (42,98%). Pijat
perut dapat diaplikasikan pada pasien dengan kondisi kritis yang terpasang nasogastric tube untuk
menurunkan jumlah volume residu lambung.

Published
2022-04-22
How to Cite
-, M. (2022). PENERAPAN PIJAT PERUT SEBAGAI EVIDENCE BASED NURSING UNTUK MENURUNKAN VOLUME RESIDU LAMBUNG PADA PASIEN KRITIS. JOURNAL HEALTH OF EDUCATION, 2(2). https://doi.org/https://doi.org/10.62611/jhe.v2i2.148
Section
Articles